{"id":9590,"date":"2023-12-30T21:00:57","date_gmt":"2023-12-30T14:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/?p=9590"},"modified":"2023-12-30T21:09:15","modified_gmt":"2023-12-30T14:09:15","slug":"wearable-antenna-for-well-being-iot-untuk-hidup-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wearable-antenna-for-well-being-iot-untuk-hidup-yang-lebih-baik\/","title":{"rendered":"Wearable Antenna for Well-Being"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Wearable Antenna dan IoT<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">W<em>earable Antenna for Well-Being<\/em> merujuk pada teknologi yang mengintegrasikan antena ke dalam perangkat <em>wearable<\/em> seperti jam tangan pintar, gelang, atau perangkat lain yang dapat dikenakan. Tujuannya adalah untuk memantau dan mengukur berbagai aspek kesehatan dan kesejahteraan pengguna. Antena yang terintegrasi ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan sinyal yang dapat digunakan untuk mengukur parameter seperti detak jantung, tingkat aktivitas fisik, pola tidur, dan mungkin bahkan faktor-faktor lingkungan seperti suhu, dan kelembaban.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-cover\"><span aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-cover__background has-background-dim\"><\/span><img decoding=\"async\" class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-9591\" alt=\"\" src=\"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-4.png\" data-object-fit=\"cover\"\/><div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n<p class=\"has-text-align-center has-large-font-size wp-block-paragraph\"><strong>Wearable Antenna &amp; IoT<\/strong><\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menggunakan teknologi <em>Wearable Antenna for Well-Being<\/em>, pengguna dapat dengan mudah memantau kondisi kesehatan mereka secara <em>real-time<\/em> melalui perangkat <em>wearable<\/em> yang pengguna kenakan. Data yang terkumpul dari antena ini dapat diolah dan dianalisis untuk memberikan wawasan tentang kesehatan dan kesejahteraan pengguna. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk revolusi dalam perawatan kesehatan pribadi, pemantauan penyakit kronis, dan pengembangan program kesejahteraan. Selain untuk alasan kesehatan, hal ini juga akan sangat bermanfaat untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Dengan antena yang tersemat pada tubuh pengguna, hal itu akan memudahkan untuk melakukan hal-hal terkait autentikasi perangkat seperti untuk membuka pintu, akses menuju acara, <em>cek-out<\/em> barang di swalayan, dll.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembangan Teknologi <em>Wearable Antenna<\/em> dapat diintegrasikan dengan bidang tekstil. Integrasi teknologi ini akan sejalan dengan perkembangan tekstil yang tertanam dalam pakaian yang dikenakan, sehingga aplikasinya tidak hanya terbatas pada perangkat elektronik. Hal ini akan memudahkan pengguna, karena tidak perlu mengenakan banyak gadget di tubuh. Smart Tekstil ini diprediksi akan sangat bermanfaat di bidang telekomunikasi, <em>fitness<\/em>, <em>fashion<\/em>, kesehatan, dan pertahanan. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"336\" src=\"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-5.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9593\" srcset=\"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-5.png 500w, https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-5-300x202.png 300w, https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-5-255x171.png 255w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam mengembangkan teknologi <em>Wearble Antenna<\/em>, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Yang pertama terkait pengumpulan data, yaitu bagaimana mengolah data mentah yang diambil dari lingkungan. Setelah itu terkait pengiriman data, efisiensi energi yang digunakan dan konektifitas yang cepat juga perlu ditingkatkan. Keamanan dan privasi pengguna juga perlu diperhatikan agar data yang diolah tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Aspek kenyamanan pengguna juga perlu diperhatikan agar pengguna merasa nyaman dan tidak terganggu dengan teknologi yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, itulah salah satu teknologi di bidang Teknik Telekomunikasi. Yuk kenalan lebih jauh dengan program studi\u00a0<a href=\"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">S1 Teknik Telekomunikasi<\/a>\u00a0dan kunjungi laman website official\u00a0<a href=\"https:\/\/jakarta.telkomuniversity.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Telkom University Kampus Jakarta<\/a>\u00a0ya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/telkomuniversity\/\">#telkomuniversity<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/telkomjakarta\/\">#telkomjakarta<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/telkomuniversityjakarta\/\">#telkomuniversityjakarta<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/telutizen\/\">#telutizen<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/fakultasteknikelektro\/\">#fakultasteknikelektro<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/explore\/tags\/s1telekomunikasikampusjakarta\/\">#s1telekomunikasikampusjakarta<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wearable Antenna dan IoT Wearable Antenna for Well-Being merujuk pada teknologi yang mengintegrasikan antena ke dalam perangkat wearable seperti jam tangan pintar, gelang, atau perangkat lain yang dapat dikenakan. Tujuannya adalah untuk memantau dan mengukur berbagai aspek kesehatan dan kesejahteraan pengguna. Antena yang terintegrasi ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan sinyal yang dapat digunakan untuk mengukur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9598,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"wds_primary_category":32,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[],"class_list":["post-9590","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9590"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9590\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bte-jkt.telkomuniversity.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}